Knowledge hub transportasi hijau Indonesia
Apa yang benar-benar bekerja untuk menurunkan emisi transportasi kota?
4/8
kota pembagian modanya tertelusur ke dokumen sumber
16
sub-pilar kebijakan ditulis lengkap
8
profil kota memakai indikator yang setara
4
artikel dengan sitasi pada tiap angka
Pusat pengetahuan dan analisis data transportasi hijau Indonesia. Kebijakan, indikator kota, dan berkas datanya disusun dengan satu definisi yang sama — supaya angkanya bisa dibandingkan, dikutip, dan ditelusuri sampai ke dokumen sumbernya.
Kerangka utama
Avoid → Shift → Improve
Urutannya bukan selera. Perjalanan yang dihindari selalu lebih murah daripada perjalanan yang dipindahkan, dan yang dipindahkan lebih murah daripada yang diperbaiki teknologinya.
01Avoid
Menghindari dan mengurangi kebutuhan perjalanan. Ranah perencanaan tata ruang.
Kota Kompak · Pembangunan Berorientasi Transit (TOD) · Transportasi Aktif · Manajemen Kebutuhan Transportasi (TDM)
02Shift
Memindahkan perjalanan dari kendaraan pribadi ke angkutan umum berkapasitas tinggi. Ranah perencanaan transportasi.
Bus Rapid Transit (BRT) · Angkutan Rel Perkotaan & Antarkota · Bus Kota & Mikrotransit · Jalan Berbayar (Congestion Charging)
03Improve
Memperbaiki teknologi kendaraan dan bahan bakar. Ranah rekayasa.
Kendaraan Listrik Baterai (BEV) · Elektrifikasi Angkutan Umum · Standar Bahan Bakar & Emisi · Bahan Bakar Alternatif & Sintetis
Pilar payung: isu lintas-sektor dan target agregat.
Dekarbonisasi Transportasi · Penghentian Kendaraan ICE · Zona Rendah Emisi (LEZ) · Polusi Udara Terkait Lalu Lintas (TRAP)
Empat pintu masuk
Mulai dari kebutuhanmu
Tidak semua pembaca datang dengan pertanyaan yang sama. ASN daerah biasanya mulai dari kota atau indikator, jurnalis dari kronologi isu, mahasiswa dari knowledge base.
01 · KEBIJAKAN
Knowledge Base
Penjelasan kebijakan terstruktur: definisi, mekanisme kerja, indikator pengukuran, tantangan, dan sitasi.
Jelajahi kebijakan02 · KOTA
Profil Kota
Delapan studi kasus dengan definisi indikator yang sama, supaya perbandingannya apple-to-apple.
Bandingkan kota03 · DATA
Jelajah Data
Indikator mobilitas, iklim, dan sosial-ekonomi delapan kota dalam satu ruang kerja, berikut berkas mentah dan lisensinya.
Buka Jelajahi Data04 · KONTEKS
Issue Threads
Berita dan perubahan kebijakan disusun sebagai kronologi isu, bukan feed berita lepas.
Ikuti isu
Bukti
Di Oslo, 71% perjalanan memakai moda berkelanjutan. Di Jakarta, 25,2%. Selisihnya 45,8 poin.
Berkelanjutan berarti jalan kaki, sepeda, dan angkutan umum. Empat dari delapan kota di situs ini belum punya survei yang bisa dikutip, dan yang sudah ada pun berbeda tahun serta cakupan wilayahnya — perbedaan itu tidak disamarkan.
71%
39%32%29%- Aktif39%
- Angkutan umum32%
- Mobil pribadi29%
70%
35%35%14%- Aktif35%
- Angkutan umum35%
- Sepeda motor7%
- Mobil pribadi14%
- Lainnya9%
63,1%
30,3%32,8%34,6%- Aktif30,3%
- Angkutan umum32,8%
- Sepeda motor1,3%
- Mobil pribadi34,6%
- Lainnya0,9%
25,2%
17%62,8%12%- Aktif17%
- Angkutan umum8,2%
- Sepeda motor62,8%
- Mobil pribadi12%
Sekarang
Udara dan cuaca empat kota
Disegarkan tiap 30 menit. Suhu dan curah hujan dari BMKG; PM2.5 dari model Copernicus lewat Open-Meteo — keluaran model, bukan pengukuran stasiun.
44,0
2,9× ambang WHO
18,7
1,2× ambang WHO
14,8
Di bawah ambang WHO
65,2
4,3× ambang WHO
PM2.5 dua puluh empat jam ke depan
Status data
Delapan kota, termasuk yang datanya belum ada
Issue thread
Satu isu, seluruh perkembangannya
Belum ada berita yang diterbitkan. Berita dikurasi satu per satu dan baru tampil setelah sumbernya diperiksa.
- Sumber per klaim
- Definisi indikator
- Status data terlihat
- Perbandingan yang jujur

