Polusi Udara Terkait Lalu Lintas (TRAP)
Polusi udara terkait lalu lintas, atau TRAP, adalah pencemaran yang bersumber dari kendaraan: partikulat halus, nitrogen dioksida, dan turunannya. Ia terkonsentrasi di dekat jalan besar, sehingga paparannya sangat bergantung pada jarak tempat tinggal dan sekolah dari sumbernya.
Mekanisme kerja
Berbeda dari gas rumah kaca yang dampaknya global dan tertunda, polusi lalu lintas berdampak lokal dan segera. Konsentrasinya turun tajam dalam jarak beberapa ratus meter dari jalan, sehingga siapa yang terpapar ditentukan oleh pola tempat tinggal — dan biasanya kelompok berpendapatan rendah tinggal lebih dekat ke jalan besar sekaligus paling jarang memiliki kendaraan. Konsekuensinya, kebijakan yang menurunkan paparan sering memberi manfaat kesehatan yang jauh lebih cepat terasa daripada manfaat iklimnya, dan manfaat itu jatuh pada kelompok yang paling sedikit menyumbang penyebabnya. Pengukuran menuntut jaringan pemantau yang cukup rapat: satu stasiun untuk seluruh kota tidak dapat menangkap perbedaan paparan antar-lingkungan.
Cara mengukur
- Konsentrasi partikulat halus dan nitrogen dioksida di dekat jalan utama.
- Jumlah hari melampaui ambang panduan kualitas udara WHO.
- Jumlah penduduk dan sekolah dalam radius terdekat dari jalan berlalu lintas tinggi.
Tantangan implementasi
- 01Jaringan pemantau yang jarang tidak dapat menangkap perbedaan paparan antar-lingkungan.
- 02Sumber lalu lintas bercampur dengan sumber lain sehingga atribusinya menuntut analisis tersendiri.
- 03Manfaat kesehatan terasa segera tetapi jarang dihitung dalam penilaian kelayakan proyek transportasi.

