Lewati ke konten

Shift

Jalan Berbayar (Congestion Charging)

Jalan berbayar, atau congestion charging, mengenakan biaya untuk memasuki kawasan atau ruas tertentu pada waktu tertentu. Tujuannya bukan penerimaan, melainkan mengembalikan biaya kemacetan kepada yang menimbulkannya — biaya yang selama ini ditanggung bersama dalam bentuk waktu, ruang, dan udara.

Mekanisme kerja

Kemacetan muncul karena ruang jalan diberikan gratis pada saat permintaannya jauh melampaui pasokan. Memberi harga pada saat sibuk membuat sebagian perjalanan bergeser ke waktu lain, ke moda lain, atau tidak dilakukan sama sekali — dan karena hubungan antara volume dan kecepatan tidak linear, pengurangan volume yang relatif kecil dapat memulihkan kecepatan secara berarti. Dua syarat menentukan keberterimaannya. Harus ada alternatif yang layak pada hari kebijakan berlaku, bukan dijanjikan menyusul. Dan penggunaan penerimaannya harus terlihat jelas, biasanya dikembalikan ke angkutan umum, karena tanpa itu kebijakan ini terbaca sebagai pungutan.

Cara mengukur

  • Volume kendaraan masuk kawasan pada jam berlaku.
  • Kecepatan rata-rata di dalam kawasan dan di jalan sekitarnya.
  • Perubahan pangsa moda pada perjalanan menuju kawasan tersebut.

Tantangan implementasi

  1. 01Dianggap tidak adil bila alternatif angkutan umum belum memadai saat diberlakukan.
  2. 02Menuntut sistem penegakan dan penagihan yang andal serta biaya operasi yang tidak kecil.
  3. 03Perlu antisipasi perpindahan lalu lintas ke jalan di luar batas kawasan berbayar.